Deteksi Gen Ace-1 Sebagai Indikasi Resistensi Insektisida Metomil Pada Nyamuk Aedes aegypti Metode Real-Time PCR
DOI:
https://doi.org/10.36568/anakes.v13i2.152Abstract
Salah satu masalah kesehatan utama masyarakat Indonesia adalah DBD, penyakit ini terus meningkat setiap tahun. Sehingga, perlu dilakukan pencegahan dengan cara pengendalian vektor yaitu pemberian insektisida yang dilanjut dengan pemeriksaan berbasis molekuler. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi adanya gen Ace-1 pada nyamuk Aedes aegypti yang resisten terhadap insektisida metomil. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif untuk mengetahui adanya gen ace-1 dan pengumpulan data dilakukan secara observasi atau pengambilan secara langsung. Desain penelitian yang diterapkan adalah statistik deskriptif, data pada penelitian ini disusun menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian pada uji resistensi didapatkan 45,33% yaitu 34 ekor dari 75 ekor nyamuk yang resisten terhadap paparan insektisida metomil. Nyamuk yang resisten dilanjutkan untuk deteksi gen Ace-1 dengan hasil yang muncul berupa nilai CT. Hasil yang didapatkan dari 4 sampel uji mununjukkan hasil N/A pada nilai CT, sehingga dapat disimpulkan bahwa 100% sampel yang telah diuji dikatakan negatif atau tidak terdeteksi gen Ace-1 karena hasil CT menunjukan N/A (Not Available).